IAFMI, kepanjangan dari Ikatan Ahli Fasilitas Produksi Minyak dan Gas Bumi Indonesia, dideklarasikan pada tanggal 20 Juni 2013 di Bandung. Enam bulan kemudian, tanggal 5 Desember 2013, kongres pertama berhasil diselenggarakan di Jakarta. Kongres dihadiri sekitar 200 orang, berhasil mengesahkan Anggaran Dasar, Anggaran Rumah Tangga, Susunan Pengurus, dan Program Kerja.

Berikut adalah tujuan dan Misi dibentuknya IAFMI:

  1. Membangun dan mengembangkan jaringan, kompetensi, dan profesionalisme tenaga ahli fasilitas produksi hulu minyak dan gas bumi.
  2. Memfasilitasi kemajuan teknologi untuk peningkatan kualitas, tingkat persaingan dan kestabilan industri hulu minyak dan gas bumi.
  3. Memberdayakan potensi sumber daya pendukung dalam negeri bagi industri minyak dan gas bumi.
  4. Membangun pusat ilmu dan pengetahuan dalam bidang fasilitas produksi hulu minyak dan gas bumi,
  5. Memberikan masukan kepada para pemangku kepentingan berkaitan dengan kebijakan bidang fasilitas produksi hulu.

Kegiatan yang sudah berjalan selama tahun 2014 diantaranya Dinner Talk dengan tema Teknologi Konstruksi Lepas Pantai : Synchronized Deck Raising at Lima Flow Station oleh team PHE ONWJ. Kerjasama IAFMI dengan KMI (Komunitas Migas Indonesia ) berupa Talkshow mengenai Kesiapan Perusahaan EPCI dan SDM Nasional dalam Proyek-proyek MIGAS, Talkshow bulanan Manajemen Proyek di MM UGM, Talkshow Project Control di PHE Tower, dan Business Forum EPCI MIGAS mengenai TKDN dan APDN di Royal Kuningan. Conference & Exhibition “Integrated Maintenance Indonesia” telah berhasil diselenggarakan di JCC Jakarta tanggal 8-10 Oktober 2014. Kegiatan ini merupakan kerjasama IAFMI dengan IRMEC dan Antavaya. Penerbitan JURNAL IAFMI pertama terbit bulan Desember 2014, kemudian terbit tiap enam bulan dan saat ini sedang persiapan untuk edisi ke-4.

Sedangkan kegiatan yang sudah berjalan tahun 2015 diantaranya CEO Talk yang dihadiri oleh para pimpinan perusahaan migas Indonesia baik K3S, Kontraktor EPCI maupun Vendor. CEO Talk dirancang untuk membangun sinergi pemikiran antara para professional, pimpinan perusahaan Migas, serta regulator yang diwakili SKKMIGAS untuk membangun kemandirian industri migas Indonesia yang berdiri diatas kapasitas dan kompetensi nasional yang mandiri. CEO Talk pertama diselenggarakan Maret 2015 dan yang kedua November 2015.

 WELDER TRAINING, diselenggarakan bulan Januari-Februari 2016 dengan tujuan untuk pengembangan kompetensi sumberdaya pendukung di wilayah kerja Migas. Acara diselenggarakan secara bersama oleh IAFMI, Pertamina EP, Rekayasa Industri, Wijaya Karya, Gunanusa, dan Titis Sampurna . Untuk menghimpun dukungan atas penyelenggaraan Welder Training ini,  pada bulan Juni 2015 IAFMI menyelenggarakan Charity Golf, diikuti oleh 140 professional Fasilitas Produksi Migas. Selain menggalang dukungan program pengembangan sumberdaya welder lokal di wilayah operasi migas Donggi dan Matindok, Charity Golf IAFMI juga bertujuan membangun sinergi dan silaturahim para professional fasilitas produksi migas Indonesia.